Mengenal Sebutan Penting Dalam Budidaya Tambak Udang
TAGS: budidaya udangbudidaya udang tambakkincir airkomunitas petambak udangpetambak udangpompa tambakudang tambak

Apakah anda sorang petambak pemula? Jika iya pasti anda sering mendengar sebutan-sebutan yang terdengar asing bagi anda. Sebutan ini biasanya dipakai untuk memberikan informasi terkait dengan perkembangan budidaya udang. Jika anda mengikuti sebuah komunitas udang atau group udang di sosial media, tentunya anda akan sering mendengar atau melihat beberapa sebutan atau istilah-istilah asing bagi anda. Hal ini nantinya akan membuat bingung anda jika dalam menemukan informasi budidaya tambak udang nantinya. Beberapa sebutan ini wajib anda pahami agar kedepannya anda tidak akan bingung jika mendengar sebutan ini.

 

Berikut ini sebutan yang sering dipakai oleh petambak udang.

 

DOC – Day Of Culture

Jika anda mengikuti komunitas udang pasti anda akan sering melihat tulisan atau mendengar kata DOC ini. DOC atau Day Of Cukture adalah jumlah hari dari budidaya udang yang dihitung dari tebar benur atau bibit. Misalnya, DOC 60 artinya sudah berjalan ke 60 hari dari hari pertama tebar benur.

 

FCR – Feed Conversion Ratio

FCR singkatan dari Feed Conversion Ratio merupakan perbandingan antara jumlah pakan keseluruhan yang telah diberikan dengan biomassa atau berat udang yang dipanen. Misalnya : Pada tambak budidaya udang dihasilkan panen dengan total berat/biomassa sebesar 10 ton, sementara jumlah pakan yang telah diberikan adalah 15ton. Maka untuk menentukan Feed Conversion Ratio dengan rumus : 15 ton pakan udang dibagi 10 ton biomasa udang = FCR 1,5 semakin rendah nilai FCR dalam budidaya udang maka semakin bagus karena dapat mengefisiensikan penggunaan pakan.

 

SR – Survival Rate

SR mengindikasikan tingkat kehidupan udang pada satu periode tertentu. Untuk mendapatkan data SR ini dengan melihat perbandingan antara udang yang dipanen dengan jumlah udang atau benur yang ditebar saat awal. Misalnya jika jumlah udang yang ditebar berjumlah 100.000 ekor lalu setelah panen hanya dapat 95.000 ekor saja, maka rumusnya adalah 95.000/100.000 x 100% = 95% dan nilai SR adalah 95%.

 

ABW – Average Body Weight

ABW atau Average Body Weight memiliki arti untuk menunjukan berat rata-rata udang dala satu petakan tambak pada kurun waktu satu periode tertentu. Data ABW ini didapat dengan melakukan pengambilan data biomassa secara berkala.

 

PL – Post Lava

PL diartikan untuk menunjukkan umur udang yang umumnya dalam satuan hari. Hal ini penting untuk diketahui untuk mengukur kebutuhan pakan karena pertambahan umumr akan berbarengan dengan pertambahan kebutuhan pakan. Biasanya PL udang yang ditebar di tambak berkisaran antara PL 8 hingga PL 12.

 

Tonase

Tonase adalah total berat udang bedasarkan hasil panen dalam satuan kg atau ton. Umumnya, petambak melakukan panen hanya satu kali saja tetapi ada yang dilakukan hingga beberapa kali. Panen yang dilakukan pada kolam tambak dan hanya setengah atau beberapa saja yang diambil disebut dengan panen parsial. Panen parsial ini dilakukan agar mengurangi populasi dari udang didalam tambak sehingga sisa udang yang belum dipanen dapat berkembang dengan cepat dan besar. Tonase total adalah jumlah dari panen keseluruhan yang termasuk dari penan parsial.

 

MBW – Mean Body Weight

Mean Body Weight atau MBW merupakan berat rata-rata udang per ekor, satuannya adalah gram. Data MBW ini didapatkan dengan cara sampling dengan beberapa udang secara acak menggunakan jala dibeberapa tempat namun pada kolam yang sama. Udang yang diambil kemudian ditimbang, setelah hasil dari timbangan tersebut diketahui, udang tersebut dihitung berapa jumlahnya. MBW didapat dari hasil bagi berat timbangan udang dengan jumlah udangnya.

 

Misalnya Jika mengukur data MBW dari hasil panen, Dapat diperoleh dengan cara sampling sejumlah udang secara random dari hasil panen. Langkah sama seperti diatas, ditimbang dan dihitung berapa jumlahnya. MBW panen diperoleh dengan cara yang sama.

 

MBW = berat udang atau jumlah udang yang sudah ditimbang

Contohnya : Berat udang 1000 gram (1kg) setelah dihitung jumlahnya 40 ekor, maka MBW 25 gram.

 

Size

Siza merupakan jumlah udang per kg, rumus ini didapat dengan cara sebagai berikut :

Size = 1000 / MBW

Contohnya : Size = 1000/25 gram = 40 jadi sizenya adalah 40 atau biasanya juga disebut dengan kepala 4.

 

Populasi

Populasi adalah jumlah udang yang hidup. Data ini didapat dengan rumus, Populasi = Tonase panen / MBW. Contohnya tonase semua udang 1.000.000, MBW 25 gram, maka populasinya 40.000 ekor.

 

ADG – Average Daily Gain

ADG merupakan pertambahan berat hari dalam satu periode pertama dengan MBW pengambilan data kedua kemudian dibagikan dengan jumlah hari antara periode pengambilan data pertama dengan kedua.

 

ADG = ‘MBW II (gram) – MBW I (gram) / T (hari)’.

 

Contohnya : Pengambilaln data I = 15 gram, Pengambilan data II = 20 gram dengan selisih hari = 10 hari. ADG = ‘2—15(gram) / 10 (hari)’= 0,5 gram/hari. Semakin tinggi ADG mengindikasikan semakin bagusnya pertumbuhan udang.

 

Crumble dan Pellet

Crumble atau Pelet adalah pakan udang yang berbeda ukuran. Crumble merupakan istilah yang menunjukan jenis pakan buatan yang berupa serbuk atau butiran halus, sedangkan pellet adalah jenis pakan buatan yang berukuran butiran dengan ukuran ukuran beragam dari kecil, sedang hingga besar.

 

Probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang telah di seleksi yang mempunyai kemampuan untuk mencegah terjadinya gas beracun seperti Amonia (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) dan juga sebagai pengendali penyakit udang.

 

Pada dasarnya istilah-istilah yang disebutkan diatas tadi wajib anda ketahui agar dapat mengerti jika ada konsul di group atau di pertemuan komunitas udang tambak. Biasanya istilah sebutan tersebut sering muncul di group facebook sehingga jika anda mencari atau masuk ke group facebook, anda akan sering melihat kata-kata atau istilah yang disebutkan diatas tadi.

 

Mengelola atau budidaya udang tambak tidak hanya mengandalkan pengetahuan saja. Akan tetapi didukung dengan peralatan tambak seperti kincirair.id ini yang menyediakan berbagai alat sarana produksi tambak berukualtias dengan harga murah. Dengan menggunakan alat produksi tambak. Hasil panen yang didapat jauh lebih maksimal. Alat produksi tambak seperti kincir air dapat membantu sebagai aerator sehingga udang menjadi sehat dan tidak mudah terkena virus.

 

sumber : http://mitratanibudidayaindonesia.blogspot.com/

 

Kincirair.id tersedia berbagai banyak alat produksi tambak :

  • Kincir air wangjia
  • Jetaerator
  • Sparepart Kincir
  • Pakan Udang
  • Pompa atau Blower
  • Dll

 

Informasi mengenai alat produksi tambak bisa langsung menghubungi kami di chat online atau WA : 0812 1935 3080

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *